Tangan Menulis dalam Rahasia Bunga
tangan menulis dalam rahasia bunga
dalam kuntum-kuntum
dalam napas yang tidur
dalam arus mengalir
: mengalir
ke akar pohon ke daun ke bunga
kita tidur bersama
kita bernapas
: bersama
dalam bahasa bunga
gambar kekasih
dan pigura di wajah
bulan: berdarah!
ada yang bersinar dalam jiwa
pupusnya tembus
kata tak terkata
“tanah! tanah!”
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Kepada Anakku
Anakku.. Seperti kata seorang pujangga Kau bukan milikku Kau adalah anak jamanmu Seperti aku adalah anak jamanku Tapi anakku.. ...
-
Pastoral Kabut yang mengepungmu Telah runtuh menjadi kata-kata Rumah kayu hanya menyisakan dinginnya Dan sunyi mengendap di sana...
-
Tentu. Kau boleh saja masuk, masih ada ruang di sela-sela butir-butir darahku. Tak hanya ketika rumahku sepi, angin hanya menyentuh...
-
aku suka menjadi gila yang sering berbicara di banyak tempat dan hanya kau satu-satunya orang yang mampu menangkap pengertiannya. aku suka ...
No comments:
Post a Comment