ketika melihat matamu
lampu kota padam oleh soriot magismu
sebab senyummu
sanggup menjinakkan jalangnya kota ini
manakala setiap paha perempuan terbuat dari keju
dan gedung-gedung dibangun dari kosmetik eropa
tak ada yang lebih harum dari perangaimu
ketika tuhan cemburu pada wajahnya sendiri
aku cepat-cepat mencurinya darimu
Showing posts with label Kedung Darma Romansha. Show all posts
Showing posts with label Kedung Darma Romansha. Show all posts
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kepada Anakku
Anakku.. Seperti kata seorang pujangga Kau bukan milikku Kau adalah anak jamanmu Seperti aku adalah anak jamanku Tapi anakku.. ...
-
Pastoral Kabut yang mengepungmu Telah runtuh menjadi kata-kata Rumah kayu hanya menyisakan dinginnya Dan sunyi mengendap di sana...
-
Tentu. Kau boleh saja masuk, masih ada ruang di sela-sela butir-butir darahku. Tak hanya ketika rumahku sepi, angin hanya menyentuh...
-
aku suka menjadi gila yang sering berbicara di banyak tempat dan hanya kau satu-satunya orang yang mampu menangkap pengertiannya. aku suka ...