Showing posts with label Adimas Immanuel. Show all posts
Showing posts with label Adimas Immanuel. Show all posts
Friday, May 25, 2018
PUISI-PUISI ADIMAS IMMANUEL
Banal
"Aku hanya butuh semenit" katamu.
Benar-benar semenit, sepenggalah sakit.
Malam memasung jari-jarimu.
Memisah-misahkan kerapuhan
pada bilik yang tak sudi kau tilik.
"Aku hanya butuh semenit." ulangmu.
Lalu dari balik jeruji di paling ujung
ada yang tiba-tiba lantang bersuara:
"Ia hanya butuh sedetik untuk memetik
nama mereka dan menaklukanmu.
Kesedihan, kau tahu, seperti ritus
yang tak putus-putus." sambung maut
dengan nada ketus. Teramat ketus.
Kalvari
Kau masih saja mahkota duri
bagi kepala yang sehari-hari
tidur berkalang nyeri.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Kepada Anakku
Anakku.. Seperti kata seorang pujangga Kau bukan milikku Kau adalah anak jamanmu Seperti aku adalah anak jamanku Tapi anakku.. ...
-
Pastoral Kabut yang mengepungmu Telah runtuh menjadi kata-kata Rumah kayu hanya menyisakan dinginnya Dan sunyi mengendap di sana...
-
Tentu. Kau boleh saja masuk, masih ada ruang di sela-sela butir-butir darahku. Tak hanya ketika rumahku sepi, angin hanya menyentuh...
-
aku suka menjadi gila yang sering berbicara di banyak tempat dan hanya kau satu-satunya orang yang mampu menangkap pengertiannya. aku suka ...